Hukumannya disuruh terjemahkan 7 teks bahasa inggris ke bahasa indonesia... (mungkin pembaca mikir "nanya lah?" :D)
Sesuai dengan judulnya nih, aku mau bicarain soal kata "sial". Nah, pasti pembaca juga pernah mengatakannya kan kalau ada sesuatu yang membuat kita jengkel dsb., seperti ada masalah yang sudah terlanjur dibuat sehingga kita harus menerima konsekuensi tersebut. Tentunya kita kadang merasa tidak terima atas konsekuensi yang harus kita pikul. Nah, mulai deh kita mikirin kata-kata seperti "ah sial", "kenapa sih mesti terjadi beginian?", dll.
Tapi, sebelum kita membenarkan sesuatu, kita harus "ngaca" dulu atas apa yg sudah kita buat sebelumnya. Jika kita menanggung semua itu karena kesalahan kita, ya jalanin aja. Namanya juga salah sendiri.
Tapi, jika itu karena kesalahan orang lain, ya sabar aja dan maafin orang yg bikin salah kepada kita.
Balik lagi ke hukuman tadi, ya itu juga krn salah pengetiknya (penulis sdh trlalu mainstream). Namanya tidak menghargai guru ya harus diberi sanksi sesuai dengan perbuatannya.
Jadi, kesimpulannya:
Belajarlah untuk memperbaiki diri sendiri. Janganlah membantah atas kesalahan yg sdh kita perbuat.
"XCL"